Apa lagi yang akan dibanggakan seorang wanita ketika merelakan kesuciannya direnggut oleh lelaki yang belum menjadi suaminya atas nama cinta..
Apa lagi yang akan dihadiahkan seorang wanita ketika kesuciannya direnggut oleh lelaki yang belum menjadi suaminya pada malam pertama pernikahannya.?
Apakah merasa bangga karena telah mendapatkan cinta seorang lelaki yang telah berani menodai dan merampas kesuciannnya.?
Padahal...
Tidak ada jaminan bahwa lelaki itu akan menjadi suaminya nanti.
Lalu apa yang akan terjadi jika sewaktu-waktu dia pergi meninggalkanmu dan berpaling kepada yang lain.?
Tak ada yang bisa dilakukannya selain menangis dan terus menangis menyesali dirinya. Menyesali apa yang telah dilakukannya.
Apakah dengan tangisan dan penyesalan akan mengembalikan semuanya.?
Apakah dengan tangisan dan penyesalan akan mengembalikan kesuciannya.?
Tangisan dan penyesalan tak akan mengubah apapun.
Tangisan itu akan terus menghantui sepanjang hidupmu.
Penyesalan itu akan terus terngiang-ngiang sepanjang hidupmu.
Sebelum hal itu terjadi menimpa kita.
Belajarlah mawas diri.
Belajarlah menjaga diri.
Belajarlah membentengi diri dengan iman.
Teguhkan dalam hati.
Bahwa hanya suamimu kelak yang berhak mendapatkan kesucian dan kehormatanmu.
Dan yang terpenting, hindari pacaran sebelum menikah, karena pacaran salah satu jalan dimana wanita sering mengorbankan harga dirinya karena di butakan oleh cinta dan termakan rayuan lelaki BRENGSEK TAK BERIMAN !!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Hukum “Pedekate” dengan Facebook dan Alat Komunikasi / sosmed Lainnya
Assalamualaikum wr.wb. Berikut ini adalah salah satu hasil bahtsul masail diniyyah atau pembahasan masalah keagamaan oleh Forum Musyawarah P...
-
KH. Ahmad Asrori al-Ishaqi merupakan putera dari KH. Utsman al-Ishaqi. Di atas tanah kurang lebih 3 hektar berdirilah Pondok Pesantren al-Fi...
-
Syaikh Ibnu Yamun mengisyaratkan hal-hal yang utama untuk berbulan madu, dengan ucapannya: وفضلن غرة الشهر فقد # فضل الايام قل يوم ال...
-
1. Tidak berhijab (menutup aurat). Allah berfirman, yang artinya: “Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu , anak-anak perempuanmu d...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar