Sabtu, 24 Agustus 2013

Bayi Malang Tak Berdosa Dicekik Karena Ritual Mengusir Setan

Kepercayaan yang salah bisa membuat seseorang melakukan kesalahan fatal dan mengakibatkan hilangnya nyawa seorang manusia. Bayi yang lucu dan tidak berdosa ini memiliki nasib yang sungguh malang ladies. Dia dibunuh oleh orang tua dan keluarganya sendiri karena dianggap kerasukan setan. Ayah dan ibu bayi ini tega mencekik bayi malang ini dengan selimut selama berjam-jam karena dianggap sebagai 'ritual' mengusir setan.

Chua Wan Zuen, bayi perempuan dua tahun, di Kota Bukit Mertajam, Malaysia ini menangis terus menerus.

Orang tuanya berpikir bahwa Chua kerasukan setan karena terus rewel. Kurangnya pengetahuan dan kepercayaan yang salah membuat orang tua Chua melilit bayi lucu ini dengan selimut sampai tangisannya berhenti.

Akhirnya tangisan Chua berhenti, bukan karena 'setan' yang merasukinya pergi, tapi karena Chua sudah tidak bernapas lagi. Nyawa Chua sudah melayang, hukuman bagi ayah dan ibunya menanti di depan. Pengadilan di utara Penang kemarin menjatuhi hukuman denda kepada kedua orang tua bayi itu, paman, bibi, dan neneknya masing-masing sebesar Rp 30 juta. Dalam sidang itu mereka mengaku bersalah.

Penyesalan tidak akan mengembalikan hidup bayi cantik ini. Sedihnya, tidak hanya kedua orang tua Chua yang mengetahui hal ini, tapi juga sepupunya yang memiliki usia lebih muda dari orang tua Chua. Bukannya mengingatkan, dua orang sepupu Chua ini diam saja melihat sepupu kecil mereka dijerat selimut di lehernya. Orang tua Chua tidak dipenjara, tapi diharuskan membayar denda.

Tetap saja, denda sebanyak apapun tidak akan bisa menebus kesalahan mereka yang membunuh buah hati mereka sendiri. Jangan sampai tragedi seperti Chua terjadi kembali ladies. Jangan percaya dengan mitos-mitos yang belum diketahui kebenarannya. Jaga dan lindungi buah hati Anda dengan sepenuh hati ya.

Tidak ada komentar:

Hukum “Pedekate” dengan Facebook dan Alat Komunikasi / sosmed Lainnya

Assalamualaikum wr.wb. Berikut ini adalah salah satu hasil bahtsul masail diniyyah atau pembahasan masalah keagamaan oleh Forum Musyawarah P...